DIVA pop Hollywood, Adele membuka tabir bahwa dirinya mengalami depresi pospartum setelah kelahiran anak pertamanya, Angelo.
Depresi postpartum merupakan satu kondisi dimana seorang ibu merasa takut, sedih, mudah tersinggung, sering menangis hingga perasaan tidak mampu mengurus bayi. Hal itu membuat Adele tidak nyaman sampai tidak mampu berbagi cerita dengan siapa pun.
“Saya benar-benar depresi postpartum setelah saya punya anak pertama. Itu membuat saya takut,” kata Adele dalam kesempatan wawancara dengan Vanity Fair, seperti dikutip Netdoctor, Sabtu (5/11/2016).
Pelantun lagu ‘All I Ask’ ini mengakui, rasa takut akan mengurus bayi yang dialaminya itu cukup parah. Sampai, setiap kali perasaan takut itu datang, dia butuh menyendiri untuk menenangkan dirinya.
“Saya merasa gagal. Saya selalu meluangkan waktu pada sore hari setiap pekan hanya untuk melakukan apa pun yang saya inginkan tanpa anak saya,” katanya.
Sampai pada akhirnya gejala postpartum dirasa sangat mengganggu. Adele pun berbagi cerita ke teman-teman dekatnya yang juga memiliki anak. Mereka juga mengalami perasan depresi tersebut tapi tidak separah Adele. Dia melihat teman-temannya bisa melakukan hal itu sampai anak-anaknya tumbuh besar.
Sejak itu dia sadar bahwa merawat anak adalah tugasnya sebagai seorang ibu. Adele bersikeras melawan ketakutan dalam merawat anaknya, Angelo.
Kini Adele sudah merasa lebih baik karena dia selalu berusaha melawan ketakutannya itu. Adele mengakui harus intropeksi diri, menata ulang kehidupannya bersama Angelo dan menyadari Angelo adalah segalanya dalam hidup Adele.
“Karena cinta saya hanya untuk Angelo. Saya tidak berusaha ingat kembali jika saya pernah melakukan hal buruk dan sebagai orang ibu, saya berusaha untuk menebus semua yang pernah saya lakukan,” pungkasnya.
http://ift.tt/2fNerHZ